#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

“Impressive” Ditjen PKH Kementan RI Raih Predikat WBK

DIOLUHTAN. Yogyakarta. Beberapa waktu lalu, Pemerintah  sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang  mengatur tentang pelaksanaan program reformasi birokrasi. Peraturan tersebut menargetkan tercapainya tiga sasaran hasil utama yaitu peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan publik.
Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran hasil tersebut, maka berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB No. 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Lingkungan Instansi Pemerintah, Badan POM  membangun  unit kerja/satuan kerja sebagai pilot project yang memperoleh predikat Menuju WBK/Menuju WBBM yang dapat menjadi percontohan penerapan pada unit kerja/satuan kerja lainnya.
Predikat Menuju WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi  sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen     SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja, sedangkan Predikat Menuju WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/satuan kerja yang sebelumnya telah mendapat predikat Menuju WBK dan memenuhi sebagian besar manajemen perubahan,    penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menjadi salah satu Unit Eselon I lingkup Kementerian Pertanian yang telah memperoleh Predikat Unit Kerja berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Predikat tersebut telah ditetapkan dan diserahkan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian pada Forum Nasional Sistem Pengendalian Intern Kementerian Pertanian yang berlangsung di hotel Eastpark Yogyakarta. (Jum’at, 14/12/2017)
Prestasi tersebut merupakan wujud dan komitmen seluruh jajaran lingkup Ditjen PKH dalam menciptakan wilayah kerja yang clear and clean menuju good governance.
Selain Ditjen PKH, sebelas (11) Unit Pelayanan Teknis lingkup Ditjen PKH juga memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)., yaitu:  
1
2
3
4
5
6
BBIB Singosari
BPMSPH Bogor
BET Cipelang
BIB Lembang
BVET Banjarbarru
BBVET WATES.
7
8
9
10
11
BPMSOH Gunung Sindur;
PUSVETMA Surabaya;
BPMPT Bekasi;
BBPTU-HPT Baturraden;
BPTU-HPT Siborong-borong
Sementara itu, BBIB Singosari selain memperoleh Predikat WBK juga telah memperoleh peghargaan sebagai penyaji terbaik Pengembangan SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah) kegiatan di lingkup Kementerian Pertanian. "Semua prestasi ini merupakan wujud komitmen dan kerjasama seluruh jajaran Lingkup Ditjen PKH untuk terus berupaya mengimplementasikan SPI untuk terwujudnya pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang Efektif dan Efisien", ungkap Dr. Ir. Nasullah, M.Agr, Sekretaris Dirjen PKH Kementan.
Beliau pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh Jajaran Lingkup Ditjen PKH atas dukungan dan kerjasamanya sehingga Ditjen PKH mendapatkan Penghargaan sebagai Unit Kerja Berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Lingkup Kementerian Pertanian Tahun 2017. "Mari Kita berkomitmen untuk mempertahankan prestasi ini ditahun-tahun berikutnya", himbaunya.
Editor : Yusran A.Yahya
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment