#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Daur Hidup Laron dan Rayap serta Fakta Uniknya

DIOLUHTAN-suluhtani. Siapa yang tidak mengenal laron?. Kita semua pasti tahu laron. Serangga yang muncul di malam hari dan selalu mencari sumber cahaya untuk berkumpul. Setiap laron muncul, pasti dalam jumlah yang banyak. Tentunya kita pasti kerepotan dengan banyaknya laron tersebut. Kemarin malam di rumah saya di datangi banyak sekali laron. Begitu segerombolan laron datang, setiap rumah pasti cepat-cepat mematikan lampu rumahnya agar tidak di datangi laron. Tapi, apakah kalian pernah berpikir, kenapa laron berkumpul di sumber cahaya, seperti lampu? atau kenapa laron selalu menggugurkan sayap nya malam itu juga? atau tahu kah anda bahwa laron itu hidup cuma satu malam?.  
Laron  yang keluar di awal musim hujan adalah salah satu siklus hidup dari rayap yaitu serangga dari ordo Orthoptera. Rayap adalah bagian dari ekosistem dalam kehidupan yang memiliki tugas untuk memakan kayu-kayu kering atau kayu sudah mati. Tapi bagi manusia rayap ini disebut juga sebagai hama yang merugikan karena sering memakan kayu-kayu yang menjadi bahan bangunan atau perabot rumah tangga lainnya dan kali ini Dioluhtan akan membahas Fakta seputar laron dan Rayap.
Laron keluar di awal musim hujan yang disebut juga anai-anai, laron ini keluar pada waktu senja atau malam hari. Kebiasaan laron selalu mengerubuti lampu atau tempat tempat yang terang. Laron akan mengerubuti lampu beranda rumah atau ruang tamu dengan jumlah ribuan sampai jutaan. 
Hal ini tentu sangat menjengkelkan karena rumah jadi kotor penuh bulu-bulu laron berserakan di halaman di beranda rumah di ruang tamu ditambah semut yang mengerubuti bangkai laron.  Sehingga biasa di antisipasi dengan memadamkan lampu, serta menyediakan baskom diisi sedikit air di bagian tengah di letakkan cahaya seperti lilin. Tapi bukan itu pembicaraan kita pembicaraan kita fokuskan kepada Fakta seputar laron dan Rayap
Rayap yang membuat sarang koloni di bawah tanah pada saat awal musim hujan di mana tanah lembab maka sebagian rayap yang sudah dewasa akan bersayap kemudian keluar dari sarang menuju permukaan tanah serta mengerubuti lampu.
Menurut dongeng katanya sih rayap itu tujuannya menuju bulan untuk mengadakan sayembara. Sebelum berangkat rayap-rayap dikumpulkan dalam sebuah ruangan di dalam sarang dan diberi pengarahan oleh raja dan ratu.  kiara-kira perkataan raja “ Hai rakyat-rakyat ku sekalian pada hari ini saya meresmikan pemberangkatan gelombang pertama  rayap yang sudah dewasa(laron) untuk menjelajah ke dunia luar dengan cara terbang menuju bulan(lampu) ditempat tersebut kalian di persilakan untuk mencari pasangan (jodoh) dan bagi mereka yang selamat tidak dimakan makhluk predator, kodok, kadal, cicak reptil reptil kecil tidak termasuk komodo dan buaya serta manusia (karena di daerah tertentu laron dijadikan rempeyek). Maka pasangan tersebut berhak menjadi raja serta ratu untuk membentuk koloni baru”. Maka dengan serentak berdesakan dengan jumlah jutaan beterbangan keluar dari lubang.
Tapi nasib mereka macam-macam kebanyakan mereka mati jadi mangsa binatang lain misalnya semut, cicak, kodok, kadal kucing. Ada yang terbang sampai tinggi di udara jadi mangsa burung kapinis, walet atau kelelawar (kalong).  Sebagian besar terbang mengerubuti lampu sambil mencari pasangan  sebut saja pesta mencari jodoh, yang berhasil mendapatkan pasangan akan menanggalkan sayap mereka kemudian berjalan beriringan untuk mencari lubang di tanah sebagai tempat berbulan madu. Setelah mereka bertelur kemudian membentuk koloni baru setelah anak mereka banyak mereka berdua di nobatkan menjadi  raja serta ratu rayap.
Contoh Rayap yang Merusak Kayu

Fakta seputar laron dan Rayap, bahwa Rayap merupakan makhluk sosial seperti semut dan lebah artinya makhluk yang tidak hidup sendirian tapi hidup dalam masyarakat yang disebut koloni. Rayap dalam bahasa Inggris disebut juga semut putih (white ants). Hidup dalam koloni di dalam lubang di bawah permukaan tanah dan tidak terbatas letak geografis hutan, desa atau kota di manapun rayap selalu ada karena sudah disebutkan tadi bahwa rayap adalah bagian dari ekosistem kehidupan punya tugas sebagai pengurai karbon yang berasal dari kayu-kayu mati termasuk bahan bangunan.
Dalam tiap koloni rayap memiliki kasta-kasta mulai dari raja dan ratu sebagai pemimpin tugasnya memproduksi telur. Rayap prajurit yang kepalanya besar-besar bertugas menjaga sarang serta keselamatan ratu dan raja dari serangan serangga lain misalnya semut. Rayap yang kepalanya lebih kecil sebagi pekerja bertugas mencari makanan berupa kayu-kayu kering, melayani ratu yaitu menyuapi makan, membersihkan, memelihara telur serta bertani jamur. Jamur sengaja di budidayakan oleh rayap hasilnya untuk sumber makanan selain kayu-kayu kering koloni rayap jamur ini berwarna putih berongga menyerupai busa atau spone.
Berbagai usaha manusia dilakukan untuk membasmi rayap dengan alasan karena rayap adalah sebagai hama. Dengan menggunakan berbagai pestisida serta racun rayap. Tapi penggunaan racun rayap yang berlebihan bisa mengakibatkan merusak lingkungan juga berbahaya buat manusia sendiri.

7 (tujuh) Fakta-fakta unik :
1.  Laron sebenarnya adalah Rayap
Laron adalah Rayap jantan dan betina yang sudah matang. Rayap akan memiliki sayap ketika dia telah memasuki usia matang untung melakukan reproduksi membentuk koloni baru.
2.  Laron Keluar biasanya pada awal Musim Hujan
Rayap Jantan dan Betina yang sudah matang dan memiliki sayap akan keluar di awal musim penghujan. Sehingga kedatangan Laron sering dianggap sebagai pertanda awal musim penghujan.
3.  Laron keluar dan berkumpul untuk Mencari Pasangan
Pada awal musim penghujan, rayap yang telah dewasa (atau Laron) akan keluar dari sarang dan mencari pasangannya dengan berkumpul di sekitar sumber cahaya.
4.  Laron Hanya Hidup Semalam Saja
Sebenarnya Laron atau juga Rayap Dewasa tidaklah hidup satu malam. Laron adalah Rayap, dan tentunya dia telah hidup lama sebelum menjadi Laron. Laron yang mati adalah Laron yang tidak menemukan pasangannya akan mati saat fajar tiba. Sedangkan Laron yang menemukan pasangannya akan membentuk koloni baru dan Laron Betina atau Rayap Betina akan menjadi Ratu di Koloni baru nya.
5.  Laron Jadi Makanan Rempeyek/peyek
Bagi yang belum tahu mungkin rempeyek Laron ini agak sedikit mengagetkan. Namun, hal itu memang ada. Penduduk desa masih banyak yang membuat Peyek/Rempeyek dari Laron. Dan katanya rasanya seperti Rempeyek Udang (saya saja belum pernah mencoba, :).
6.  Laron jadi Umpan Memancing Ikan.
Laron juga bisa digunakan sebagai umpan memancing. Ikan yang biasanya memakan umpan ini adalah ikan mujair dan ikan nila.
7. Laron dijadikan Pakan Ayam
Laron yang tidak bersayap ataupun yang jatuh dilantai bisa juga digunakan sebagai makanan (pakan) Ayam. Ayam-ayam ini biasanya berebutan memakan laron ini. Hal ini menandakan bahwa laron sangat disukai dan bisa bermanfaat bagi peternak ayam
Y.A. Yahya, dari berbagai sumber (Ensiklopedia Indonesia, Ensiklopedi Ilmu pengetahuan, www.teknologigue.com, www.wikipedia.org dan www.forumsains.com)
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment