#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Tanaman Markisa Dataran Rendah, Hijaukan Pekarangan

Selama ini pengetahuan kita tentang markisa hanya cocok ditanam di dataran tinggi, ternyata jenis markisa (Passiflora edulis f. flavicarpa) yang cocok ditanam di dataran rendah. Markisa ini mudah tumbuh, dapat ditanam dengan menggunakan stek dan biji.
Bunga markisa berpenampilan cukup menarik dan mempunyai tiga kepala putik yang tampak sangat menonjol. Benang sari berupa rumbai yang juga warna warni. Buah markisa sangat cocok digunakan untuk juice. Jika dimakan segar, rasanya sangat masam walaupun aad juga yang manis. Jus buah markisa mengurangi pertumbuhan sel kanker. Fitokimia dalam jus buah dianggap menghambat pertumbuhan sel kanker.

Salah satu keistimewaaan markisa jenis ini adalah tidak ada perlakuan khusus untuk membudidayakannya. Bagi warga perkotaan yang mempunyai lahan yang terbatas, markisa jenis ini cocok ditanam di dalam pot atau merambatkannya pada pagar. Sehingga tanaman ini sangat cocok untuk penghijauan pekarangan. Markisa ini bisa juga ditanam dengan dirambatkan pada para-para atau pagar pembatas atau dibuat sebagai tanaman peneduh.
Sebagai tanaman ornamen, markisa dataran rendah juga cukup menarik untuk di tanam seperti tanaman perdu. Karena penampilan buahnya yang eksotik, maka tidak ada salahnya jika ditanam dipekarangan. Selain sebagai tanaman penghijau, buahnya juga dapat dimanfaatkan sebagai minuman segar.
Di Sulawesi Selatan, telah dicoba dibudidayakan  dalam program KRPL di beberapa kabupaten antara lain Jeneponto, Maros, Pangkep dan lain-lain.
Budidaya Markisa
Markisa merupakan tanaman khas Sulawesi Selatan yang telah popular hingga kemancanegara. Buahnya mengandung berbagai zat gizi yang diperlukan untuk kesehatan. Di Sulawesi Selatan terhadap 25.399 ha lahan yang potensi untuk pengembangan markisa, namun baru 4.411 ha yang ditanami dengan produksi 34.226 ton. Upaya untuk meningkatkan produktifitas markisa terus dilakukan untuk menyediakan bahan baku bagi industri pengolahan markisa yang terus meningkat setiap tahun.
Jenis markisa yang umum dikembangkan di Indonesia ada tiga, yaitu markisa ungu, markisa kuning serta markisa manis. Ketiga jenis ini hidup di dataran yang berbeda. Markisa ungu biasanya tumbuh di daerah dataran tinggi, markisakuning tumbuh di dataran rendah sementara markisa manis khusus tumbuh di daerah Sumatera Barat. Budidaya markisa tidak susah, namun karena markisa merupakan jenis tanaman subtropis sehingga untuk hasil maksimal disarankan untuk ditanam pada daerah dengan ketinggian 800-1500 meter diatas permukaan laut dengan suhu sekitar 20-30 derajat celcius. Kemudahan lainnya karena markisa tidak bermasalah dengan jenis tanah apapun asalkan unsur hara serta bahan organiknya cukup. Selain itu tanah juga tidak masam dengan PH 6,5-7,5. Satu hal lagi, seperti halnya tumbuhan yang lain, markisa akan tumbuh dengan baik mendapatkan air yang cukup.
Bagi Anda yang ingin melakukan budidaya markisa, ada hal penting harus dilakukan saat memilih bibit markisa. Janis-jenis markisa yang populer diatas memiliki beberapa kelebihan ataupun kekurangan. Markisa ungu mempunyai batang yang kecil serta akarnya pendek-pendek sehingga sangat rentan dengan kerusakan. Selain itu, batang markisa ungu juga tidak tahan terhadap serangga tanah, padahal markisa ungu merupakan jenis yang disukai karena rasanya manis. Beda halnya dengan markisa kuning yang sedikit asam, namun memiliki batang yang bagus. Untuk itu, beberapa orang menggabungkan dua jenis markisa ini dalam pembibitan dengan menyambung batang bawah markisa kuning serta batang atas markisa ungu hingga didapatkan hasil yang baik. Teknik ini sudah dicoba di beberapa daerah dan hasilnya cukup menggembirakan.
Untuk penanaman tidak sulit, hanya saja tanaman ini harus dibuatkan tiang rambatan. Tiang rambatan yang baik adalah dengan menggunakan pucuk bambu tanpa kawat karena bisa merangsang pertumbuhan markisa serta jumlah buahnya.
Setelah proses penanaman, markisa harus dipelihara. Walaupun termasuk mudah tumbuh, namun untuk hasil yang optimal markisa juga membutuhkan pemeliharaan khusus. Pemupukan merupakan pemeliharaan utama agar markisa tumbuh subur. Pupuk yang digunakan bisa berupa pupuk ures ataupun pupuk kandang. Pemeliharaan lainnya adalah pengairan. Untuk tumbuh subur, markisa membutuhkan air yang cukup terutama saat markisa berbunga ataupun berbuah. Jika tidak mendapatkan air secara alami dari hujan, maka markisa harus disiram secara teratur, bisa dua kali ataupun cukup sekali dalam sehari namun harus rutin. Air ini penting karena buah bisa berkerut dan rontok jika kekurangan air.
Karena tanaman ini merupakan tanaman yang berjenis berdaun rimbun, maka perlu dilakukan penyiangan, agar tanaman tidak terlalu rimbun.
Manfaat buah Markisa
1. Kaya akan Antioksidan
Buah markisa merupakan buah yang sangat kaya akan antioksidan, kandungan antioksidan yang tinggi pada buah ini dapat terlihat melalui warna kulit dan daging dari buah ini, fungsi antioksidan sendiri adalah dapat membantu tubuh untuk menghambat berkembangnya sel kanker di adlam tubuh kita. Salah satu zat antioksidan yang bisa kita temukan di dalam buah markisa adalah beta-karoten, antioksidan yang terkandung di dalam markisa ternyata dapat larut di dalam lemak tubuh kita.
2. Untuk menyembuhkan Insomnia/Gejala Susah Tidur
Buah markisa sendiri memiliki efek untuk menenangkan saraf sehingga dapat membuat perasaan menjadi tenang dan dapat membantu untuk menenangkan pikiran yang sedang kacau, mengkonsumsi buah markisa sebelum tidur akan dapat membantu kita untuk tidur lebih  nyenyak.
3. Kaya akan serat
Buah markisa mengandung serat yang tinggi di dalamnya, fungsi serat di dalam markisa sendiri dapat membantu tubuh dalam melancarkan pencernaan, markisa sendiri bisa dijadikan sebagai alternatif obat alami dalam melancarkan pencernaan tubuh, dan dapat dijadikan sebagai obat untuk mengobati sakit maag.
4. Sumber Nutrisi Yang Baik Untuk Tubuh
Buah markisa merupakan salah satu buah dengan kandungan sumber vitamin C yang baik bagi tubuh manusia, vitamin C sendiri fungsinya adalah meningkatkan kekebalan pada tubuh kita dan merupakan salah satu antioksidan kuat untuk tubuh dalam melawan penyakit.
Selain vitamin C, buah markisa sendiri mengandung vitamin A yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas penglihatan dan membantu tubuh dalam melawan infeksi.
5. Mengobat Asma
Buah markisa sangat baik bagi penderita asma, markisa adalah buah yang sangat bergizi dan sehat yang dapat menenangkan serangan asma. Selain karena mengandung vitamin C, markisa tampaknya memiliki efek memblokir histamin yang menyebabkan gejala asma.
6. Melawan Kanker
Menurut penelitian di Universitas Florida menunjukkan bahwa ekstrak dari buah markisa mengandung fitokimia yang dapat membantu melawan sel-sel kanker. Oleh sebab itu, buah markisa juga bermanfaat sebagai obat untuk melawan sel kanker. Kandungan fitokimia dalam buah markisa ini pun terdiri dari passaflorine, harmol, karotenoid, krisin, harman, harmalin, viteksin, harmine, dan isoviktesin.
7. Memiliki Efek Relaksasi
Minum segelas jus markisa dingin dapat membantu kita mengendurkan saraf dan pikiran kita dan membuat perasaan menjadi tenang.
8. Baik Untuk Diet
Bagi orang yang sedang menjalani Diet, Buah-buah merupakan hal yang wajib dikonsumsi, dan markisa sangat baik untuk dikonsumsi. Hal ini dikarenakan markisa memiliki kalori yang rendah, hanya 97 kalori per 100 g. Buah markisa juga rendah sodium dan lemak. Markisa juga mengandung karbohidrat dan gula alami dalam jumlah yang baik. Nutrisi buah ini bekerja menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
9. Khasiat Yang Baik
Markisa mempunyai khasiat untuk menyembuhkan gejala alergi kronis. Juga pemulihan kondisi pasien liver dan ginjal, serta memicu peningkatan kekebalan tubuh dan kekuatan antibodi dalam darah. Bahkan, markisa juga mampu menyaring, memisahkan, dan membuang racun dari dalam tubuh.
10. Baik Untuk Kulit
Dari hasil penelitian laboratorium, Vitamin C dan antioksidan yang terkandung dalam buah markisa bisa meningkatkan kesegaran kulit tubuh dan merangsang pertumbuhan sel muda pada kulit wajah.

Markisa mempunyai prospek pasar yang menjanjikan, harga per biji Rp. 1.000 - Rp. 1.500. Dari hasil uji coba di lahan BPP, kecamatan Tanralili Kabupaten Maros menunjukkan bahwa dari luas 2 are dengan jumlah tanaman 6 pohon dapat menghasilkan buah 1.200 biji. Budidaya tanaman markisa ternyata sangatlah muda, tanaman markisa ditanam dengan stek, pemupukan dengan pupuk organik (pupuk kandang) sebanyak 3 kg/perpohon. Mulai berbunga pada umur 6 bulan, dan dapat dipanen 7 bulan kemudian.
Sumber : BPTP Sulsel (penulis : Amirullah)
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment