#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Vaksinasi Anthraks

DIOLUHTAN. Yang pertama adalah faktor manusia atau yang memberikan vaksinasi. Untuk vaksinasi antraks pemberiannya adalah dengan cara penyuntikan sub cutan yaitu dengan cara memasukkan cairan vaksin dalam ruang antara kulit dan daging.
Penyuluh Peternakan memperlihatkan obat Vaksinasi Anthraks 
dan melakukan penyuntikan dengan cara sub-cutan

Yang kedua adalah faktor dari hewan. Dalam pemberian vaksinasi hendaknya perlu dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap hewan yang akan divaksin. Yang perlu diingat saat melakukan vaksinasi adalah kondisi hewan. Hal ini penting karena untuk beberapa hewan bunting dilarang divaksin. Salah satunya adalah vaksinasi antraks. Vaksin ini dilarang diberikan kepada sapi bunting, karena akan menimbulkan keguguran atau dikenal dengan istilah keluron.
Faktor lainnya adalah obat, tidak boleh ekspired (tanggal/tahun tidak melewati batas kadalwarsa) dan kemasannya rusak.
Pemberian obat-obatan seperti vitamin juga diperlukan untuk menjaga stamina hewan. Dengan adanya stamina yang prima, maka kerja vaksin akan menjadi maksimal. Bagaimanapun juga vaksin hanyalah sebagai sinyal pemicu kekebalan saja, yang paling berperan penting adalah hewan itu sendiri.
Bila kondisi hewan sehat maka akan terbentuk respon imun dengan cepat dan baik. Sebaliknya bila kondisi hewan dalam keadaan sakit atau bunting perlu diberikan rambu dalam pemberian terapi, khususnya Vaksinasi Antraks Pada Ternak Sapi.

Bila ada kekurangan/tambahan, silakan di tuliskan di kolom komentar
Yusran A. Yahya, dari berbagai sumber
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment