#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Dilanda Kekeringan, Petani Desa Masago, Kab. Bone Tetap Tersenyum

DIOLUHTAN. Bone-Sulsel. Kekeringan yang melanda sebagian lahan sawah petani di Desa Masago yang mengakibatkan banyak petani yang kekurangan hasil bahkan gagal panen agak tetutupi dengan panen raya tanaman Tebu dan penjualan ternak sapi untuk persiapak kurban di hari raya Idul Adha.

Dari pantauan Dioluhtan Sulsel, mayoritas petani di Desa Masago adalah 70 persen petani tebu dn rata-rata mereka juga bersawah dan memiliki banyak sapi, sehingga wajar jika para petani masih memiliki nafas dan senyuman bahkan bergembira. “Saat ini pas musim panen tebu, karena kekeringan ini biasanya meningkatkan rendemen tebu, walau rendemen tersebut ditentukan pabrik bahkan kadang merugikan tapi ini menjadi asa tersendiri ditengah kekeringan yang melanda sawah mereka” ujar Penyuluh Desa Masago, Andi Elya Azis, SPt. 
Penyuluh kelahiran Sura, Ulaweng ini makin meyakinkan awak Dioluhtan setelah bapak Bupati Bone melepas lagi 200 ekor ternak sapi kelompok tani-ternak “berkah” ke Kalimantan saat acara temu wicara dan pelepasan ternak sapi kurban ke luar daerah yang dihadiri para pejabat pemkab, skpd/dinas terkait, dinas peternakan provinsi, BRI, DPRD dan para penyuluh peternakan. “selain tebu mereka juga memiliki sapi, dan sekarang juga pas waktunya karena mendekati hari raya qurban dan harga serta permintaan sangat tinggi” ungkapnya.

Lanjut beliau, masyarakat Desa Masago juga memanfaatkan pekarangan mereka dengan buah dan sayuran. “Sehingga ketahanan pangan di Desa ini tidak menghawatirkan” ungkap Penyuluh yang sempat ke istana Negara sebagai THL-TBPP Teladan Nasional. (admin Dioluhtan)
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment