Tidak ada yang lebih penting dalam pergaulan umat manusia di dunia ini selain komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan suatu pikiran, gagasan atau ide, atau pesan dari seseorang kepada orang lain. Kita berkewajiban untuk mengupayakan segala cara untuk menggunakan semua alat yang ada agar penyuluhan menjadi efektif. media penyuluhan ini adalah salahsatu media visual yang memaparkan penyuluhan pada komoditi bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.

Mineral pada Pakan Sapi Potong, Apa Fungsinya?

Tubuh ternak sapi potong dibentuk dari unsur-unsur yang disebut sebagai mineral.  Mineral ini digunakan setiap hari untuk melaksanakan proses-proses di dalam tubuh seperti : pembentukkan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf, fungsi system pembuluh darah jantung.
Hampir 70 jenis mineral digunakan di dalam tubuh ternak sapi, beberapa contoh diantaranya adalah :

  1. Yodium / Iodium / I; Zat mineral yodium biasanya terdapat pada garam dapur yang tersedia bebas di pasaran, namun tidak semua jenis dan merk garam dapur mengandung yodium. Yodium berperan penting untuk membantu perkembangan otak dengan cara membentuk zat tirosin pada kelenjar tiroid.
  2. Phospor / Fosfor / P; Fosfor berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi
  3. Cobalt / Kobal / Kobalt / Co; memiliki fungsi untuk membentuk pembuluh darah
  4. Chlor / Klor / Cl; digunakan untuk membentuk HCl atau asam klorida pada lambung, untuk membunuh bibit penyakit yang ada di dalam lambung.
  5. Magnesium / Mg; berfungsi untuk membentuk sel darah merah berupa zat pengikat oksigen dan hemoglobin.
  6. Mangaan / Mangan / Mn; berfungsi untuk mengatur pertumbuhan tubuh ternak sapi  dan sistem reproduksi.
  7. Tembaga / Cuprum / Cu; berguna sebagai pembentuk hemoglobin pada sel darah merah.
  8. Kalsium / Calcium / Ca; disebut juga zat kapur, berfungsi  untuk membentuk tulang dan gigi serta memiliki peran dalam vitalitas otot pada tubuh ternak sapi
  9. Kalium / K; dibutuhkan sebagai pembentuk aktivitas otot jantung
  10. Zincum / Zinc / Seng / Zn; dibutuhkan untuk membentuk enzim dan hormon-hormon penting, juga sebagai pemelihara beberapa jenis enzim, hormon dan aktifitas indera pengecap.
  11. Sulfur atau Belerang; memiliki andil dalam membentuk protenin di dalam tubuh.
  12. Natrium / Na; berfungsi sebagai pembentuk garam di dalam tubuh dan sebagai penghantar impuls dalam serabut syaraf dan tekanan osmosis pada sel yang menjaga keseimbangan cairan sel dengan cairan yang ada di sekitarnya.
  13. Flour / F; berfungsi untuk pembentuk lapisan email gigi yang melindungi dari segala macam gangguan pada gigi.

Di dalam tubuh ternak sapi potong, mineral banyak terdapat di dalam tulang dan hanya sedikit di dalam jaringan tubuh Jika kekurangan mineral  maka kondisi kesehatan ternak sapi potong  akan terganggu. Beberapa akibat dari kekurangan mineral adalah :   lemas,  kurang tenaga, kaki mudah patah dan menderita beberapa  penyakit degenerative.
Mineral juga tidak bisa bekerja sendiri, karena mineral berfungsi sebagai ko-enzim agar  memungkinkan bagi tubuh ternak sapi potong  melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.  Tanpa adanya mineral, vitamin tidak berfungsi di dalam tubuh ternak sapi.
Walaupun pada umumnya mineral banyak terdapat di dalam ransum pakan ternak sapi, berdasarkan penelitian, hampir 90% ternak sapi mengalami ketidakseimbangan dan kekurangan mineral.  Ada banyak penyebab dari kondisi tersebut diatas, antara lain ternak sapi mengalami tingkat stress yang tinggi, ataupun pakan dengan nutrisi dibawah standar yang dibutuhkan.
Oleh sebab itu, peternak seringkali menambahkan  bahan yang mengandung unsur mineral seperti :
  • Garam dapur, yang banyak mengandung unsur   NaCl
  • Pakan kasar, yang banyak mengandung fosfor (P)
  • Bahan pakan yang berasal dari padi-padian, yang  banyak mengandung unsur kalsium (Ca).

Jika ternak sapi suka memakan tanah, itu adalah tanda jika ternak sapi potong kekurangan unsur mineral.
Kutipan dari : (a) Sudarmono A.S,Sapi Potong,Jakarta: Penebar Swadaya,2008. Dan (b) Siregar.B.S,Penggemukan sapi ,Jakarta: Penebar Swadaya,2008.

Sumber : dianaferry.multiply.com dan www.blogsehat.com
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment