#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Walaupun Kurus, Bibit Sapi Potong Harus Sehat

Untuk mendapatkan bibit sapi potong yang unggul, ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan. Yang utama adalah jenis dan sifat genetis, kemudian bentuk luar tubuh sapi. Faktor lain yang tak kalah penting adalah kesehatan sapi.
Secara umum, sehat atau tidaknya sapi dapat dilihat dari beberapa faktor sebagai berikut :
1.Keadaan Tubuh.
- Kulit dan Bulu ; Sapi yang sehat bentuk tubuhnya tampak bulat berisi. Kulitnya lemas, dapat  dilipat, namun mudah kembali ke bentuk semula. Bulu yang terdapat pada permukaan kulit tampak licin dan  mengkilap.  Sedangkan pada sapi penderita TBC, cacing hati dan kekurangan darah, kulitnya cenderung keras, kering, kaku, kusam dan sulit untuk kembali ke bentuk semula jika dilipat.
- Mulut,hidung dan gusi ; Pada sapi yang sehat, selaput lendir mulut dan gusi bewarna merah muda,lidah dapat bergerak dengan bebas. Ujung hidung bersih, sedikit basah dan terasa dingin jika disentuh. Pada sapi yang menderita penyakit seperti infeksi, hidungnya cenderung kering.

- Suhu Tubuh ; Pada sapi yang sehat, suhu pada seluruh permukaan tubuh sama, untuk sapi bibit (anak sapi), suhunya berkisar 39,5 – 40 derajat Celcius. Sedangkan pada sapi dewasa antara 38 – 39,5 derajat celcius. Cara mengukurnya dengan memasukkan thermometer ke dalam anus selama 5 menit. Suhu ini akan lebih tinggi pada sapi yang digunakan sebagai sapi pekerja, sapi yang sedang tiduran atau pada malam hari.
2. Sikap dan tingkah laku sapi
Sapi sehat akan selalu berdiri dengan tegap, dan peka terhadap lingkungan. Jika sedang berbaring dan ada ada orang yang mendekat, sapi akan segara berdiri, caranya dengan menggerakkan kaki belakang, kemudian membungkukkan badan dan menggerak-gerakkan kulit.
3. Cara Bernafas
Sapi yang sehat bernapas dengan tenang dan teratur dengan jumlah napas untuk anak sapi sekitar 30 kali / menit. Untuk sapi dewasa bernapas kira-kira 10 -30 kali /menit. Hitungan ini tidak berlaku bagi sapi yang sedang kelelahan, ketakutan  tiduran, atau terkena penyakit karena jumlah pernapasannya akan lebih tinggi.
4. Cara Mencerna Pakan
Sapi sehat akan mencerna makanannya (memamah biak) dengan tenang sambil istirahat atau tiduran. Dalam 24 jam, gumpalan pakan akan dikunyah sebanyak 60 -70 kali, kemudian diulang 6-8 kali.
5. Kotoran dan air kencing.
Sapi sehat akan dapat membuang kotoran dan air kencing dengan lancar dan teratur.
6. Pandangan mata

Sapi yang sehat pandangan matanya cerah dan tajam
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment