Tidak ada yang lebih penting dalam pergaulan umat manusia di dunia ini selain komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan suatu pikiran, gagasan atau ide, atau pesan dari seseorang kepada orang lain. Kita berkewajiban untuk mengupayakan segala cara untuk menggunakan semua alat yang ada agar penyuluhan menjadi efektif. media penyuluhan ini adalah salahsatu media visual yang memaparkan penyuluhan pada komoditi bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.

Rektor Unhas, Dwia A. Tina Pulubuhu Berkomitmen Hasilkan Alumni AgroSektor

DIOLUHTAN. Universitas Hassanudin komitmen untuk mencetak alumni yang agro sektor yang berkarya untuk kemajuan pertanian Indonesia. "Peran kampus adalah menghasilkan luaran (alumni) yang kompeten dan Unhas selalu berusaha menghasilkannya," ungkap rektor Universitas Hasanuddin, Dwia Aries Tina Pulubuhu ketika ditemui Sinar Tani saat Seminar Nasional Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin beberapa waktu yang lalu.
Dwia menambahkan, kualitas kampus mencetak alumni yang menguasai pertanian bisa dilihat dari sedikit banyaknya calon mahasiswa yang berminat masuk di jurusan Agro sektor. "Ini merupakan rangkaian bukan sebab begitu saja. Mereka biasanya melihat peluang kerja dan prospek future. Informasi dari luar kampus nantinya akan berpengaruh pada lingkungan kampus dan minat mereka," ungkap Dwia.
Sekarang ketika melihat sektor pertanian yang semakin menggeliat akhirnya menumbuhkan minat akan jurusan agro. "Dua tahun terakhir terjadi peningkatan luar biasa dari minat calon mahasiswa/i yang mendaftar via SMPTN dan Jalur Undangan, Fakultas Pertanian masuk 10 besar dengan peminat yang besar," tuturnya.
Universitas Hassanudin sendiri memiliki 3 Fakultas yang bergerak di sektor pertanian secara luas yakni Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan. "Kalau dari jurusan ada sekitar 30 program studi (prodi)," tambahnya.
Untuk menarik minat mahasiswa, Unhas pun membuka program enterpreneurship. "Setelah mahasiswa melewati masa 4 semester maka mereka boleh memilih intensif program berupa riset riset. Mereka pun melihat peluang yang sangat besar dari sektor agro," ungkapnya.
Dwia mengungkapkan bahwa berkaca dengan banyaknya usia muda di Indonesia, mereka harus diberikan bekal dan modal agar sektor agro kita di masa depan bisa menjadi utama. "Pendidikan tinggi dari kaum muda yang bergerak di sektor pertanian hanya 15%. Itupun hanya berhenti pada sekolah menengah saja. Mereka yang sudah berada di pendidikan tinggi pun harus dicetak untuk menjadi pencipta lapangan kerja bukan pencari kerja," ujarnya.
Sumber : http://tabloidsinartani.com/content/read/rektor-unhas-komitmen-hasilkan-alumni-agrosektor/
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment