#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Gunakan Rice Transplanter, Usaha Padi peroleh 12 Juta

Dioluhtan-Bone.Sulsel. Rice Transplanter sendiri merupakan alat tanam padi dengan cara mendorong seperti hand tractor. Alat tersebut memudahkan petani menanam padi karena dapat menghemat waktu, mempercepat proses penanaman bibit padi serta menyiasati kurangnya tenaga kerja dalam proses penanaman padi.
Hal ini menjadi salah satu pokok bahasan para penyuluh, babinsa serta para  petani saat temu teknis dan pembinaan penyuluh untuk rumpun selatan (meliputi BPK Libureng, BPK Kahu, BPK Patimpeng dan BPK Bontocani) bertempat di lokasi ketua Kelompok Tani “Bulu Pacelleng” Desa Cenrana, Kec. Kahu. Kab. Bone, Sulawesi Selatan
Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Kahu, Kamaruddin, SP, menjelaskan bahwa langkah awal untuk benih padi yang akan dijadikan bibit, terlebih dahulu menggunakan media tanam (baki) berukuran 30 X 60 cm dengan jumlah bibit sekitar 200 gram dan ketebalan tanahnya 2 cm. Benih yang ditanam dalam media tanam ini harus mendapatkan perlakuan khusus, di antaranya dipupuk. Sedang lama pembibitan 15 hari untuk siap tanam dengan menggunakan rice transplanter.
Setelah itu para peserta pertemuan dipandu oleh moderator (Kamaruddin,SP) bersama-sama petani mencoba menghitung analisa pendapatan usaha tanam padi dengan menggunakan mesin rice transplanter. Dan hasilnya diperoleh keuntungan untuk 1 (satu) hektar lahan sawah sebanyak Rp.12.299.000 untuk satu musim tanam.
Beliau mengungkapkan mekanisasi menjadi solusi bagi petani di masa depan dalam meningkatkan produktivitasnya. Adanya alat ini diharapkan mampu mengatasi masalah kekurangan tenaga kerja dalam mengolah dan menanam padi sehingga keuntungan makin tinggi. (yoush)
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment