#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Desa Biru, Galakkan Budidaya Cabe


 
Kahu – Penyuluh Pertanian Desa Biru dan Desa Camiilo, Jusman, SP, melaksanakan programa penyuluhan pertanian mengenai peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap petani mengenai budidaya cabe dengan memberikan bantuan bibit cabe kepada para petani di Desa Biru, Kec. Kahu beberapa waktu lalu, yang bertujuan membantu petani meningkatkan produksi dan kesejahteraannya.

Jusman, SP mengatakan, bantuan bibit itu diberikan kepada petani yang serius akan mengembangkan tanaman cabe ini. "Setiap petani yang ingin mengembangkan tanaman ini akan mendapatkan bantuan bibit, walau tidak banyak yang penting tujuan peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan mereka bisa terwujud," kata Jusman. 

Ia mengatakan, bantuan bibit cabe yang diberikan kepada para petani tersebut berupa bibit cabe rawit dengan kapasitas 1000 bibit. “Cabe merupakan tanaman yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini sehingga BPK Kahu terus mendorong warga untuk mengembangkan tanaman yang bernilai ekonomi yang cukup tinggi " ujarnya.

Lanjut ia mengungkapkan, untuk membantu meningkatkan produksi, Kami penyuluh senantiasa melakukan pendampingan. Menurutnya, adanya cabe rawit yang ditanam di perkarangan rumah tidak sekedar mengisi kekosongan lahan, melainkan cabe rawit bisa memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan terutama memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat, sehingga anggaran belanja rumah tangga bisa terhemat.


Kepala Desa Biru, Juhardi sangat berterimakasih atas bimbingan dan motivasi tim Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Kahu terutama PPL desa kami dimana keberadaannya sangat diharapkan oleh petani dalam mengajarkan teknologi-teknologi tanaman cabe rawit serta tanaman pangan lainnya “Para petani merasa bangga menjadi petani karena merasakan perhatian penyuluh dan berharap hasilnya dapat meningkatkan skill petani serta perekonomian mereka sehingga masyarakat Desa biru bisa mandiri pangan” ujarnya. (yoush)

Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment