#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

RI Darurat Tenaga Penyuluh, Upayakan Pengangkatan THL-TBPP

DIOLUHTAN-JAKARTA. Swasembada pangan melalui upsus (upaya khusus) pajale (padi, jagung dan kedelai) yang dikumandangkan oleh pemerintah pusat dengan target pada tahun 2017 kini sedikit mengalami kendala. Hal ini diakibatkan semakin berkurangnya tenaga penyuluh PNS yang akan memasuki masa pensiun, walaupun pemerintah melalui kementrian pertanian tetap terus berupaya dengan merekrut mahasiswa dan sarjana pendamping upsus serta penyuluh pertanian swadaya.
13.464 PNS Kementan Segera Pensiun, RI Darurat Tenaga Penyuluh
Kementerian Pertanian mencatat sebanyak 13.464 orang penyuluh pertanian pegawai negeri sipil akan memasuki masa pensiun dalam waktu empat tahun.
Bila moratorium penerimaan PNS terus diperpanjang, akan semakin sedikit tenaga penyuluh pertanian yang bekerja.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Pending Gadih Permana mengatakan saat ini jumlah tenaga penyuluh pertanian di Indonesia adalah sebanyak 47.412 orang, yang terdiri atas 27.153 orang penyuluh berstatus PNS, dan 20.259 orang penyuluh berstatus tenaga kerja kontrak atau disebut dengan tenaga lepas harian-tenaga bantu (THL-TB).
Padahal, idealnya, jumlah tenaga penyuluh pertanian di Indonesia adalah sebanyak 98.356 orang. Perhitungan tersebut didasarkan para kebutuhan satu penyuluh untuk setiap satu desa, ditambah kebutuhan penyuluh yang ditempatkan di kantor-kantor penyuluh di tingkat wilayah.
“Sesuai dengan amanat UU No.19/2013 tentang tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani,” ujarnya, Jumat (3/7/2015).

Gadih mengungkapkan percepatan pengangkatan tenaga penyuluh perlu dilakukan guna mendorong upaya khusus pencapaian target swasembada pangan.
Kementan Upayakan Pengangkatan Pegawai Penyuluh Pertanian Kontrak
Kementerian Pertanian mengupayakan untuk mengangkat sebagai pegawai tetap para penyuluh pertanian yang masih berstatus sebagai karyawan kontrak.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Pending Gadih Permana mengatakan saat ini sebanyak 20.259 orang tenaga penyuluh masih berstatus sebagai karyawan kontrak atau disebut dengan tenaga lepas harian-tenaga bantu (THL-TB).
“Kami upayakan supaya mereka bisa diangkat menjadi ASN ,” katanya, Jumat (3/7/2015).
Para penyuluh pertanian yang masih berstatus kontrak tersebut direkrut secara bertahap pada 2007-2009. Rekrutmen dilakukan untuk melengkapi jumlah penyuluh pertanian berstatus pegawai negeri sipil (PNS).
Secara keseluruhan, saat ini jumlah tenaga penyuluh pertanian di Indonesia adalah sebanyak 47.412 orang, yang terdiri atas 27.153 orang penyuluh berstatus PNS, dan 20.259 orang penyuluh berstatus tenaga kerja kontrak.
Jumlah tersebut dinilai masih sangat kurang, karena idealnya jumlah tenaga penyuluh pertanian di Indonesia adalah sebanyak 98.356 orang.
Perhitungannya, kebutuhan satu penyuluh untuk setiap satu desa, ditambah kebutuhan penyuluh yang ditempatkan di kantor-kantor penyuluh di tingkat wilayah.
Editor : Yusran A. Yahya
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment