#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Kata SBY perihal Langka dan Mahalnya Kedelai

Saya memantau masyarakat yang masih membicarakan soal kedelai, baik kurangnya pasokan ke pengrajin, maupun tingginya harga. Dari 2,5 sampai dengan 3 juta ton kebutuhan kedelai di dalam negeri, kita hanya menghasilkan 800 ribu ton. Hal ini berarti kita masih kekurangan sekitar 65% lagi pasokan.

Produksi dalam negeri kurang karena petani enggan menanam jika harganya kurang dari 7.000 rupiah/kg. Jika dijual di bawah harga itu, maka petani kedelai akan rugi.
Akibat pertambahan penduduk, meningkatnya kelompok menengah dan meningkatnya daya beli masyarakat, kebutuhan kedelai di Indonesia terus meningkat. 
Ketika harga kedelai mencapai 7000 rupiah, petani kita mulai menanam lagi. Tapi ini memerlukan waktu. Jadi tidak bisa serta merta kita mengurangi impor kedelai. Negara produsen utama kedelai adalah Amerika Serikat dan Brazil. Ketika ada gangguan iklim dan persoalan global lainnya, harga kedelai dunia juga naik. Kebijakan dan tindakan pemerintah adalah meningkatkan produksi dalam negeri. Untuk sementara kekurangannya kita beli dari negara lain. Harga yang kita tuju adalah harga yang bikin petani kedelai untung, tapi bisa dijangkau oleh para pengrajin tahu dan tempe. Jangan ada yg dirugikan.

Saya harap para importer dan pedagang kedelai tidak melakukan hal-hal yang membuat harga kedelai naik secara tidak wajar. Ingat rakyat kita.
Saya telah perintahkan para Menteri untuk terus menjelaskan kepada rakyat, mengapa harga kedelai tinggi dan apa yang pemerintah lakukan untuk mengatasinya. *SBY*
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment