#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Rilis Kementan : Rapat Koordinasi KPTN-KTI di Kalimantan Timur

DIOLUHTAN. Samarinda - Dalam rangkaian kunjungan Menteri Pertanian (Mentan) DR. H. A. Amran Sulaiman, MP, Kementerian Pertanian bersama dengan Pemprov Kalimantan Timur menggelar Rapat Koordinasi Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri Kawasan Timur Indinesia (KPTN-KTI) di Samarinda, Kalimantan Timur.
KPTN-KTI ini diprakarsai oleh Mentan Amran dan disambut baik oleh seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Kawasan Indonesia Timur yang mempunyai mandat bidang Pertanian. KPTN-KTI ini dimaksudkan untuk menghimpun potensi yang dimiliki masing masing Perguruan Tinggi untuk secara bersama sama dengan Kementerian Pertanian meningkatkan kontribusinya guna pencapaian swasembada pangan di kawasan timur Indonesia
Hadir pada acara Rapat Koordinasi KPTN-KTI Gubernur Kalimantan Timur, dan para Rektor, Wakil Rektor dan Dekan Fakultas Pertanian dan Peternakan PT kawasan Timur Indonesia.
Dalam sambutannya Rektor Universitas Mulawarman menyampaikan yang hadir pada KPTN-KTI hampir seluruh universitas hadir yang diwakili oleh rektor atau wakil rektor.
Beliau menyampaikan pertemuan ini diawali dari diskusi beliau dengan Pak Mentan untuk menghimpun kekuatan mendampingi program Kemtan dalam pencapaian swasembada pangan. Selanjutnya Rektor menyampaikan bahwa Mentan Amran pantas dikukuhkan sebagai tokoh pemikir, pekerja keras dan ilmuan kawasan timur Indonesia. Akhir sambutannya, Rektor UNMUL meyakini dengan kerjasama semua pihak swasembada pangan Borneo akan tercapai, bahkan akan mengekspor.
Selanjutnya walaupun dalam kondisi sakit, Gubernur Kaltim dalam sambutannya menegaskan rasa bangga beliau bertemu dengan para Rektor dan Mentan. "Indonesia Timur adalah andalan pembangunan ke depan" tegasnya. Lanjutnya, sebagai daerah yang mempunyai SDA yang luar biasa, Kaltim sebagai propinsi terluas di Indonesia terus berupaya meningkatkan produktivitas dan daya saing, khususnya di sektor pangan dan pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Kaltim untuk tanaman pangan hotikultura masih dibawah 100, sedangkan untuk subsektor perkebunan, peternakan dan periksnan sudah melebihi 100. Kaltim akan terus berjuang meningkatkan produksi pangan", tegasnya.
Dalam sambutannya, Mentan mendukung apa yang disampaikan Gubernur Kaltim. Membangun Indobesia adalah membangun kawasan timur. Mentan menyampaikan pentingnya kita pelajari regulasi/kebijakan yang ada yang mungkin kurang mendukung pembangunan pertanian. Selanjutnya Mentan menjelaskan, kalau provinsi/kab. mendapat program, maka produksi harus naik.
Terkait dengan impor, Kementan sangat ketat dalam pengendalian impor. Disamping kebijakan diatas, Kemtan dalam 2 tahun terakhir telah secara signifikan memberi bantuan alsintan, infrastruktur, pupuk dan bibit. "Alhamdullilah produksi meningkat secara signifikan. Produksi padi 2016 diperkirakan mencapai 79 juta ton" terangnya
Diakhir sambutannya, Mentan menegaskan "kita harus mengapresiasi Pak Gubernur, dalam kondisi sakit masih penuh semangat membangun Kaltim".
Editor : Y.A. Yahya
Sumber : Biro Humas-IP, Kementan (Foto dan Berita di FP Kementan RI)



Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment