#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Produk Kulit Asli dan Produk Kulit Imitasi

DIOLUHTAN-suluhtani. Banyak sekali produk yang bertemakan fashion yang berasal dari produk-produk peternakan seperti bahan kulit. Sebut saja tas, sepatu, jaket, dompet, ikat pinggang dan lain sebagainya. Beragam produk yang menggunakan bahan kulit memiliki pesonanya sendiri. 
Berbagai kulit yang biasanya digunakan untuk bahan adalah Kulit domba, sapi, dan kambing. Pastinya produk berbahan kulit hewan tersebut cenderung lebih awet. Produk kulit asli tidak mudah mengalami kerusakan seperti sobek seperti yang terdapat pada produk semi kulit. tas kulit, ciri tas kulit, kulit imitasi. Namun seringkali orang masih susah untuk membedakan mana kulit asli dan mana kulit imitasi, untuk itu berikut kami berikan tips mengenai membedakan kulit asli dan kulit imitasi
Ilustrasi Kulit Hewan (Foto: www.vaileather.com)
Bahan kulit asli mudah terbakar.
Salah satu cara membedakan kulit asli dan imitasi ialah dengan membakarnya. Jika dinyalakan api beberapa saat, kulit asli muncul efek terbakar. Namun pada bahan kulit imitasi justru menjadi berlubang kalau dibakar.
Kenali bentuk kerutan.
Cara yang kedua adalah dengan melihat bentuk kerutan atau pori-pori kulit. Kulit hewan asli memiliki pori-pori yang besar, sementara untuk tiruannya atau imitasi memiliki  pori kecil. Cara mengeceknya adalah dengan menarik secara horizontal dan vertikal hingga terlihat kerutan pada bahan kulit asli.
Tekstur kulit asli tidak terlalu liicin.
Yang ketiga adalah Saat diraba rasanya lebih kesat. Sementara kulit imitasi memiliki tekstur yang cukup licin dan cenderung lebih halus.
Kulit asli lebih tebal.
Cara yang terakhir adalah dengan melihat ketebalannya. Ketebalan kulit asli dapat mencapai 0,5 – 0,7 milimeter. Ketebalan seperti ini susah diaplikasikan pada kulit imitasi yang tidak mampu lebih dari 0,5 milimeter. Sehingga kulit asli pastinya lebih tebal dibandingakan dengan kulit imitasi.
Disarikan dari Berbagai Sumber
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment