#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Tanduk Sapi dan Ketiga Putranya



Seorang bapak tua yang memiliki 3 orang putra sedang bingung. Ia merasa memiliki sebuah Tanduk Sapi ajaib yang dianggapnya bertuah karena sejak digunakan selalu membawa keberuntungan dan kesuksesan bagi dirinya.
Tanduk Sapi ajaib itu rencananya ingin diwariskan kepada salah satu anaknya, tetapi dia khawatir anak yang lain akan merasa iri. Sebagai solusi, ia pergi ke Rumah Potong Hewan (RPH) dan membuat 2 Tanduk Sapi yang sama seperti Tanduk Sapi ajaib miliknya. Keesokan harinya, ia memanggil ketiga putranya lalu berkata, "anak-anakku Tanduk Sapi ini sama baiknya, siapa yang memakainya maka dia akan beruntung".
Tak lama berselang, sang bapak tua itu meninggal dunia. Seiring berjalannya waktu, ketiga putranya tahu bahwa hanya ada satu Tanduk Sapi yang asli. Mereka lalu pergi ke seorang hakim yang bijaksana untuk mencari tahu, mana Tanduk Sapi yang asli dan meminta jalan keluar serta pembuktian.
Setelah merenung dan berpikir, hakim bijaksana itu berkata "Aku tidak dapat menolong kalian, tetapi aku tahu sebuah cara untuk memastikan Tanduk Sapi yang asli. Pakailah Tanduk Sapi kalian masing-masing, kalian yang harus membuktikan bahwa Tanduk Sapi kalian asli, yaitu dengan bertindak dan bekerja dengan baik sehingga kalian menjadi orang yang beruntung".
Ketiganya bertekad untuk membuktikan Tanduk Sapi mereka yang asli dan bertuah. Mereka berusaha membuktikan pada diri sendiri bahwa keberhasilan dan keberuntungan mereka adalah karena Tanduk Sapi ajaib asli pemberian ayah mereka.
Setelah beberapa tahun berlalu, sukses demi sukses mereka raih bersama. Akhirnya mereka pun sadar dan mengerti bahwa bukan Tanduk Sapi yang membuat mereka sukses, melainkan karena diri mereka sendiri.
Bukan sesuatu di luar diri kita yang membuat kita sukses atau beruntung. Bukan Tanduk Sapi kita, busana kita atau apapun yang kita kenakan. Tetapi yang menentukan keberhasilan itu adalah keuletan, doa, bersyukur dan usaha diri kita sendiri.
Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment