#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Tips Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Ternak

Biasanya tindakan pencegahan bertujuan untuk menekan angka kesakitan (morbidity rate) dan angka kematian (mortality rate) serta menjaga agar status kesehatan ternak dipertahankan / ditingkatkan. Sedangkan tindakan pengendalian lebih ditujukan kepada usaha-usaha agar penyakit tidak menyebar/tertular ke ternak sehat lainnya.

Dalam melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyakit maka dapat diterapkan beberapa metode yaitu : menerapkan prinsip-prinsip sanitasi dan desinfeksi kandang secara rutin, melakukan vaksinasi secara teratur. Pada saat terjadi wabah maka tindakan biosecurity juga merupakan hal yang penting dan wajib untuk dilakukan, disamping melakukan isolasi terhadap ternak yang menderita serta memperketat lalulintas ternak dan karantina didaerah tertular untuk menghindari terjadinya letupan penyakit yang lebih luas.
a.    Sanitasi dan Desinfeksi Kandang

Sanitasi merupakan usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dalam rantai perpindahan penyakit tersebut. Prinsip-prinsip sanitasi adalah untuk memper baiki, mempertahankan atau mengembalikan status kesehatan yang baik bagi ternak yang dipelihara.Resiko terjadinya penyakit pada dipengaruhi oleh interaksi antara tiga komponen yaitu ternak, lingkungan dan agen penyakit. Untuk itu, prinsip-prinsip sanitasi diupayakan untuk selalu diterapkan pada setiap tahap kegiatan unit usaha yang berkaitan dengan proses pembibitan, pemeliharan, dan pengolahan hasil produksi.
Desinfeksi adalah upaya penyingkiran atau penghancuran kuman. Upaya ini memerlukan pengetahuan dan pemahaman yang jelas tentang cara dan bahan yang tersedia, serta penerapannya yang baik. Panas sinar matahari merupakan desinfeksi yang paling baik untuk menghancurkan dan membunuh kuman yang mencemari alas kandang dan peralatan kandang.Beberapa kuman dapat dimatikan dengan hembusan udara panas. Untuk seluruh areal peternakan dan peralatan kandang baiknya selalu dibersihkan dan alat-alat dapat dijemur dibawah terik matahari
Manajemen sanitasi dan desinfeksi kandang yang baik tetap menjadi syarat yang mutlak dalam menjaga kondisi kesehatan ternak dan menjadi kunci pengendalian penyakit yang berkesinambungan. Kandang dan peralatannya merupakan salah satu saran pokok yang penting yang ikut berperan dalam menentukan berhasil tidaknya suatu usaha peternakan.Untuk itu beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah kebersihan kandang, baik dari kotoran-kotoran maupun dari kuman-kuman atau bibit penyakit. Kandang yang sehat dan bersih akan memberikan dampak yang baik bagi pertumbuhan dan kesehatan ternak yang dipelihara. 
b.   Biosecurity
Biosecurity adalah serangkaian usaha untuk mencegah atau mengurangi peluang masuknya suatu penyakit ke suatu system usaha ternak dan mencegah penyebarannya dari suatu tempat ke tempat lain yang masih bebas. Prinsip dasar dalam pelaksanannya isolasi dan desinfeksi.
Bagi sector peternakan ditingkat pedesan, istilah dan pelaksanan biosecurity masih sangat relative baru sehingga konsep ini belum banyak diterapkan. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan miskonsepsi terutama tentang besarnya biaya dalam penerapan biosecurity tanpa mempertimbangkan keuntungan yang akan dieroleh.
Penerapan biosecurity ditingkat peternak yang hanya memelihara ternaknya sebagai usaha sambilan bukan sebagai usaha pokok merupakan hal yang menghambat program biosecurity itu sendiri. Pada hal untuk level ini, peranan biosecurity sangat mampu dalam hal memberikan jaminan pengamanan hidup bagi peternak, warga sekitar dan juga bagi ternak yang ada disekitar lokasi dimaksud. 
c.    Isolasi Ternak sakit
Ternak yang menderita penyakit harus secepat mungkin dipisahkan dari kelompoknya agar dapat mengurangi resiko penularan terhadap ternak yang lain. Selama berada di kandang isolasi, hewan penderita diberi pengobatan dan perawatan yang sesuai dengan kasusn yang ada.Ternak diobservasi / diamati sampai memperlihatkan apakah ternak tersebut sembuh atau tidak.Jika dalam masa perawatan ternak mati maka harus dikubur atau dibakar serta segera diberikan tindakan-tindakan pengendalian lainya sesuai dengan kasus penyakit yang diderita untuk mencegah terjadinya penularan penyakit yang lebih luas. 
d.   Vaksinasi

Vaksinasi merupakan salah satu tindakan ideal dalam melakukan pencegahan penyakit hewan. Beberapa penyakit pada ternak sapi seperti SE, Anthrax, Brucellosis, Colibacillosis, PMK,  dan sebagainya dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi secara teratur setiap tahun. Vaksinasi memberikan manfat jika dilakukan secara teratur pada ternak sehat dengan usia yang sesuai dosis dan cara aplikasi yang benar. Pemberian vaksinasi tanpa diikuti tindakan biosecurity atau sanitasi, hanya sedikit memberikan manfat pada kejadian atau keparahan suatu penyakit.Dengan demikian berbagai metode pengendalian atau pencegahan penyakit umumnya saling berkaitan satu dengan yang lain. Kombinasi antara beberapa jenis metode pencegahan / pengendalian penyakit memberikan dampak yang lebih baik terhadap pengendalian penyakit ternak yang lebih luas.
(Dari Berbagai Sumber)
Previous
Next Post »

1 komentar:

Click here for komentar
Unknown
admin
10 May 2017 at 01:51 ×

Gak bisa di copy, kenapa ya bang?

Congrats bro Unknown you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar
Post a comment
Thanks for your comment