#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Mengetahui ciri-ciri FISIK ayam yang sakit

Mengetahui gejala atau tanda-tanda umum ayam sakit merupakan salah satu metode pemeliharaan ayam kampung. Dengan mengetahui apa saja tanda tanda ayam yang sakit maka peternak dapat mengatasi masalah penyakit ayam ternakannya. Sehingga penanganan masalah tentang penyakit ayam nantinya berjalan dengan tepat, efektif dan efisien. Dalam beternak ayam kampung tidak dikenal istilah ternak mati mendadak. Kalaupun ada yang mati pasti ada tanda-tanda umum ayam sakit. 

Sebagai peternak yang perhatian dengan ternakannya (ayam kampung) maka mengetahui gejala yang terjadi dalam ayam adalah sikap bijak. Ayam yang mati secara mendadak bukan karena penyakit namun karena kelalaian peternak itu sendiri.
Pada artikel ini kami sebagai peternak ayam kampung ingin berbagi mengenai tanda-tanda ayam sakit tersebut. Adapun gejala tidak normal ayam sakit, ditinjau dari Fisik ayam adalah sebagai berikut :

Ciri-ciri fisik ayam sakit :
1. Kepala
Kepala adalah bagian tubuh ayam yang paling sering diamati. Pada ayam yang sakit maka kepala dimasukkan di bawah sayap. Jengger tidak merah merona, pucat, hidung berair, terkadang pilek dan mata kering, sedikit sayup, serta mulut mengaga atau sering ngorok
2. Bulu
Bulu mengemang, dan terlihat bundar. 
3. Kaki
Pada kaki ayam sedikit dilipat dan tidak tegak. Akibatnya ayam sedikit lebih pendek dari ayam lainnya yang sehat
4. Perut
Pada bagian perut sangat kencang bahkan halus. Ini diakibatkan ayam banyak mengkonsumsi air
5. Kotoran
Ayam yang sakit kotorannya lebih encer (mencret) sedang berwarna hijau, merah, kuning, cokelat, dan putih
6. Anus
Pada kloaka atau saluran pembuangan terjadi penumpukan feses atau kotoran pada ayam. Ini disebabkan saluran pencernaan yang terganggu

Itulah sedikit gejala yang timbul bagi ayam sakit. Dengan adanya ciri-ciri atau tanda ayam sakit tersebut maka langkah-langkah pengobatan harus segera dilakukan oleh peternak agar biaya pengobatan akan lebih efisien. Mencegah lebih baik dari mengobati bukan?
 dari berbagai sumber
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment