#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Bulan Bakti Pramuka, Pinsaka Tarunabumi Inisiatif Lakukan Donor Darah Sukarela

Pinsaka Tarunabumi Ranting Patimpeng Lakukan Aksi Donor darah dalam Bulan Bakti Bakti Pramuka 2021

DIOLUHTAN-suluhtani. Pimpinan satuan karya Pramuka (Pinsaka) Tarunabumi ranting Patimpeng, Kab. Bone, Sulawesi Selatan melakukan aksi kemanusiaan berupa donor darah sebagai perwujudan salah satu nilai yang ada dalam janji Pramuka yakni menolong sesama manusia sebagai wujud pengabdian pada masyarakat. Menurut Ketua Pinsaka, Kak Andi Elya Azis, SPt bahwa kami Pinsaka merasa terpanggil untuk menyumbangkan darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan donor darah ini wujud dari salah satu Dasa Dharma Pramuka, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia, karena setetes darah akan menjadi sangat penting bagi keselamatan nyawa orang lain” papar Kak Elya yang juga Koordinator Penyuluh (Korluh) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patimpeng, Bone-Sulsel.

Andi Elya ini juga memberikan apresiasi kepada para kwartir danpara anggota Pramuka di seluruh tanah air yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dalam rangka bulan bakti Pramuka, karena menurutnya stok darah segar di PMI terbatas dengan jumlah pendonor yang minim akibat pembatasan sosial pandemi Covid-19. “Donor darah dilakukan dengan penuh keikhlasan, apa yang kita lakukan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ucap Kak Andi Elya yang pada hari itu dinyatakan tidak layak untuk melakukan doroh darah oleh petugas PMI. (Ahad, 28 Agustus 2021)

Kak Yusran A. Yahya (Sekretaris Pinsaka Tarunabumi Ranting Patimpeng, Kab. Bone, Sulsel sedang malakukan donor darah di UDD PMI Makassar, Sulsel (Ahad, 29/08/2021)

Kak Andi Elya juga ditemani Sekretaris Pinsaka Tarunabumi ranting Patimpeng, Kak Yusran A. Yahya untuk mendonorkan darahnya di UDD PMI Makassar. Ketika dikonfirmasi, Yusran mengatakan bahwa donor darah itu, selain untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan darah, dan juga menyehatkan bagi yang bersangkutan. Olehnya itu kesadaran untuk kegiatan kemanusiaan donor darah ini perlu terus ditumbuhkan. “Donor darah sangat berarti bagi para penerima darah atau recipient. Banyak orang yang terselamatkan hidupnya dengan menerima darah saudara-saudara tanpa mengetahui siapa dan dari mana penolongnya. Inilah hakikat tolong-menolong tanpa pamrih,” ungkapnya. 


Screening pendonor dengan pemeriksaan kondisi tubuh dan tekanan darah

Kak Yusran menjelaskan, sebelum dilakukan pengambilan darah untuk donor, peserta terlebih dahulu harus mengikuti proses screening. Pada tahapan itu, petugas medis menanyakan sejumlah kriteria pengambilan donor darah seperti menanyakan tensi darah dan syarat-syarat lainnya. Pada tahapan screening, kriteria khusus untuk melakukan donor darah ini ada penilaian berdasarkan anamnesa usia diatas 17 sampai umur usia 65 tahun dengan berat badan minimal 47 kilogram, tubuh dalam keadaan sehat, tekanan darah bagus, hemoglobin (Hb)-nya bagus, tidur minimal 5 jam, tidak sedang meminum obat (antibiotik) selama 3 hari sebelum melakukan pendonoran, dan juga tidak sedang mengidap Covid-19 ataupun sebulan setelah dinyatakan negatif dari Covid-19, maka peserta dapat melakukan donor darah. “Setelah dilakukan pemeriksaan golongan darah, serta hemoglobin, setelah dilakukan anamesa dan dinyatakan dalam keadaan sehat, maka dapat dilakukan pengambilan donor darah, Kemungkinan ada salahsatu syarat yang tidak lolos sehingga kakak Ketua Pinsaka (Andi Elya) tidak bisa melakukan donor darah” jelasnya.

Pemeriksaan Darah yaitu Kadar Haemoglobin (Hb)





Proses Saat Pengambilan Darah Pendonor

Kak Yusran menambahkan, apabila sesorang telah divaksin covid dan ingin melakukan donor darah, diperbolehkan dengan catatan sudah selesai mengikuti sampai vaksinasi tahap kedua dan harus menunggu hingga satu bulan kemudian.

Kak Elya kemudian menjelaskan ihwal sengaja memilih kegiatan donor darah langsung ke UDD PMI Makassar agar mendukung upaya Pemerintah dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dengan baik tanpa menimbulkan kerumunan. “Kami sengaja melakukan donor darah agar tidak khawatirkan bisa melanggar aturan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat tentang penerapan PKM di masa pandemi saat ini," ujarnya.


Kak Elya berharap semoga dengan usaha dan kegiatan kami dapat memberikan motivasi kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk mengamalkan dasa darma kita dan mudah-mudahan gerakan Pramuka bisa memberi sumbangsih bagi manusia dan kemanusiaan.

Anggota dan Pinsaka Tarunabumi ranting Patimpeng, juga berencana akan turun melakukan sosialisasi mengenai kebencanaan dan perilaku Covid-19 kepada pedagang kaki lima dan pedagang pasar agar kegiatan Bakti Pramuka lebih bermanfaat di masyarakat luas.

Darah kalian sangat berharga: Donorkan, selamatkan kehidupan dan jadikan itu istimewa, karena Kehidupan seseorang mungkin bergantung pada tindakan darimu. Setetes darah Anda, bukti cinta terhadap sesama.

Y.A.Y / Pinsaka Tarunabumi, 2021



Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment