#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Atabela, Solusi Minimnya Buruh Tani Di Bontocani

Bontocani. Salah satu tugas dan fungsi penyuluh pertanian adalah sebagai agen perubahan. Perubahan yang dimaksud adalah perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Demikian juga penyuluh pertanian di Desa Mattirowalie, Kec. Bontocani.


Dengan semangat untuk membantu petani, maka diperkenalkanlah sebuah tehnologi yang tahun lalu sedang “booming” kepada para petani melalui kelompok tani binaan. Tehnologi tersebut adalah Atabela yang merupakan singkatan dari alat tanam benih langsung. Tehnologi ini disebut “baru” karena pada saat ini masih sedikit petani yang menerapkan. Mereka dulunya punya pola tanam hambur langsung dan tanam pindah.

Pola tanam pindah membutuhkan jumlah pekerja yang banyak. Namun dengan bantuan Atabela, maka jumlah tenaga kerja dan waktu yang diperlukan untuk penanaman akan semakin dipangkas. Dengan Atabela maka efektifitas kerja dan efisiensi biaya dapat di tingkatkan.

Ketua Kelompok Tani Massaile, Sumange mengatakan bahwa dengan menggunakan Atabela ini petani sudah tidak memerlukan lagi tempat persemaian, melakukan persemaian dan perawatan persemaian, tidak perlu persiapan pindah tanam, dan pastinya tidak perlu melakukan tanam pindah lagi. “Hal ini tentu saja sangat membantu petani dalam hal awal musim tanam dan menekan pola hambur langsung karena pada saat ini untuk mendapatkan tenaga tanam juga bukanlah hal yang mudah” ungkap Sumange.
Admin : Y. A. Yahya
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment