#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Yang Menanggung Dampak Langsung Korupsi Itu, kata Kepala BPK Bontocani, Yaa...Petani!

Siapa yang menerima dampak langsung dari korupsi? Jawabannya masyarakat kecil, dispesifikkan lagi, ya Petani. Menurut Syarkawi, SPd, MH (Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK) Bontocani), sederhana saja, jika infrastruktur jalan pembangunannya dikorup, yang dipanen petani jadi mahal karena distribusi terhambat. 
"Saat ini misalnya harga jeruk dari lampung lebih mahal dari jeruk impor, kenapa? Karena infrastruktur jalan untuk pengiriman rusak. Alokasi pendanaan untuk jalan justru dikorupsi," terangnya saat ditwmui Y.A.Y wartawan tribun bone.

Menurut Syarkawi, hal-hal yang konkret di depan masyarakat ini kerap luput saat bicara soal dampak korupsi. Perbincangan dampak korupsi sering berhenti pada level elit.
Selain melihat dampak korupsi pada pertanian, Syarkawi kemudian menyerukan juga dua hal penting yang harus diperhatikan sungguh-sungguh jika hendak membangun pertanian nasional yang tangguh, yakni infrastruktur dan telekomunikasi.

"Infrastruktur dan telekomunikasi harus bisa dimaksimalkan untuk pertanian. Jalan yang baik dan pengetahuan lewat akses komunikasi akan sangat berguna bagi petani," pungkasnya
Sumber : Y.A.Y wartawan Tribun
Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment