Tidak ada yang lebih penting dalam pergaulan umat manusia di dunia ini selain komunikasi yang bertujuan untuk menyampaikan suatu pikiran, gagasan atau ide, atau pesan dari seseorang kepada orang lain. Kita berkewajiban untuk mengupayakan segala cara untuk menggunakan semua alat yang ada agar penyuluhan menjadi efektif. media penyuluhan ini adalah salahsatu media visual yang memaparkan penyuluhan pada komoditi bidang pertanian, perikanan dan kehutanan.

Cabe Rawit Merah di Kota Tangerang, Harganya Tembus Rp 150.000 Per Kg

DIOLUHTAN-suluhtani. Dilansir dari kompas.com (Kamis, 04/03/2021), harga cabai rawit merah di sejumlah pasar di Kota Tangerang, Banten, melonjak. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Eni Nuraeni mengatakan, berdasarkan pemeriksaan Disperindag di sejumlah pasar, rentang harga cabai tersebut mulai dari Rp 120.000 sampai Rp 150.000 per kilogram.

Eni mengungkapkan, harga cabai itu melonjak lantaran petani gagal panen karena cuaca yang tak menentu. "Jadi mungkin bisa gagal panen. Habis ujan, terus panas, terus hujan lagi," ucap Eni melalui selulernya, Rabu (3/3/2021) malam.

Kholifah (30), seorang pedagang cabai rawit merah di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten. Ia menjual cabai rawit merah dengan harga Rp 130.000 tiap satu kilonya (Foto: kompas.com)

Disperindag telah berkoordinasi dengan PD Pasar Kota Tangerang untuk mengetahui stok cabai rawit merah serta harga cabai itu di pasaran. "Sementara ini, kami tetap koordinasi dengan PD Pasar dan pasar induk serta pasar swasta lainnya," kata Eni.

Bila nantinya harga cabai tetap mahal atau bahkan meningkat lagi, Eni menyatakan hendak berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten serta pemerintah pusat.Akibat melonjaknya harga cabai rawit merah, tutur Eni, banyak warga yang akhirnya mengurangi pembelian cabai tersebut. "(Warga) membeli yang diperlukan dan dibutukan saja. Karena cabai (rawit merah) ini mahal, ada cabai keriting. Sudah cerdas sih menurut saya masyarakat juga," imbuh Eni.

Seorang pedagang cabai di Pasar Anyar, Kholifah (30), menyatakan, cabai yang harganya melonjak hanya cabai rawit merah. Dia menjual satu kilogram cabai rawit merah seharga Rp 130.000. "Sebelumnya, sekilo cabai rawit merah itu harganya cuma Rp 80.000," kata Kholifah.

Kholifah tak tahu penyebab melonjaknya harga cabai rawit merah. Ia menyatakan, kenaikan harga cabai tersebut sudah berlangsung satu bulan. Walau harga naik, kata Kholifah, pembeli cabai rawit merah tak berkurang.

Untuk menyiasati lonjakan harga itu, Kholifah mencampur cabai rawit merah dengan cabai rawit kuning dan hijau. Dengan demikian, harga cabai rawit campuran itu bisa ia turunkan. "Jadi yang campuran harganya Rp 110.000 (per kilogram). Saya campur yang merah sama yang hijau (dan) kuning gini," ucap Kholifah.

Harga cabai rawit merah di Pasar Lama juga naik. Rosyid (39), pedagang di pasar itu, menjual cabai rawit merah dengan rentang harga Rp 125.000 sampai Rp 130.000 per kilogram. "Iya saya ngejual harga segini sudah sejak beberapa minggu lalu. Hampir sebulan kayaknya ya," kata Rosyid.

Rosyid pun lanjut mengungkapkan bahwa banyak pembeli di losnya yang protes. Dia pun berharap pemerintah mampu menanggulangi permasalahan harga cabai rawit merah itu.

Editor: Y.A.Yahya (source: www.msn.com//berita/nasional/harga-cabai-rawit-merah_tembus-rp-150000-per-kg)








Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment