#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Sifat-sifat umum masyarakat wilayah Pedesaan


Salam Diorama Penyuluhan Pertanian, pada rubrik web kali ini, kami akan mengulas tentang sifat masyarakat pedesaan yang pastinya bisa digunakan sebagai bahan dasar dalam melaksanakan penyuluhan atau pun untuk bahan mengidentifikasi potensi wilayah (IPW) yang menjadi dasar penyusunan Programa Penyuluhan.
Sifat-sifat umum yang dimiliki oleh masyarakat wilayah pedesaan menurut Rogers sebagai berikut :
Mutual distrust in interpersonal relation
Pada umumnya mereka kurang saling merasakan dalam pergaulan diantara mereka sendiri. Para petani lainnya jarang melakukan pendekatan, mencari informasi nyata kegiatan dari petani lain yang maju, bahkan kemajuan petani lain dianggap melakukan hal yang “bukan-bukan”.
Lack and difficult to innovate new ideas and technology
Sulit dan sangat kekurangan daya untuk mendapatkan paham/ide-ide baru, pada umumnya para petani/peternak selalu tertutup sehingga tidak mampu menemukan ide-ide baru bahkan untuk menerapkan cara-cara baru yang masuk ke dalam masyarakatnya harus melalui beberapa tahapan dan baru akan menerimanya setlah nyata keyakinannya bahwa akan menguntungkan.
Lack thinking for the future (fatalism)
Kurang kemampuannya untuk memikirkan kehidupannya di masa depan. Segala sesuatu hanya terpikirkan untuk masa sekarang, soal masa depan adalah soal nanti. Kurang ada usaha untuk memecahkan masalah dan terlalu menitik beratkan pada nasib.
Low aspirational level
Motivasinya untuk memikirkan peningkatan atau perbaikan pada yang sekarang dialami adalah rendah, demikian pula aspirasinya untuk meningkatkan taraf hidupnya.
Lack of deffered to gradification
Umumnya mereka kurang dapat mengekang nafsu, tidak dapat menahan diri terhadap sesuatu yang diinginkannya, kurang cermat dan tidak mampu mengambil keputusan yang menguntungkan.
Limited time expected
Umumnya mereka kurang dapat membedakan apa yang kini sedang mereka hadapi, yang sudah terjadi dan apa yang mungkin bakal mereka hadapi. Kenangan masa lampau sangat berbekas pada diri mereka, sehingga perencanaan untuk masa depan tidak diperhatikannya.
Familism
Jalinan dengan keluarga sendiri sangat erat sehingga kerapkali jalinan dengan orang lain terabaikan, terutama dalam hal saling koreksi. Dalam masyarakat yang menganut sistem marga selalu terdapat kecurigaan terhadap mereka yang bukan sanak.
Dependent upon government authority
Pembuatan sarana-sarana yang menunjang dan melancarkan usaha pertanian/peternakan (irigasi, jalan, jembatan, dll) menurut anggapan kebanyak mereka merupakan kewajiban dari pejabat penguasa (pemerintah).
Local likeness
Sifatnya sangat lokal, gerakannya dalam masyarakat demikian terbatas sehingga kebanyakan dari mereka kurang mengetahui perubahan-perubahan keadaan yang beralangsung diluar lingkungannya.
Lack of impaty
Umumnya kurang mampu untuk mengetahui dan menempatkan diri dalam kemauan/kehendak orang lain sehingga seringkali sulit untuk berkomunikasi.

Previous
Next Post »
Post a comment
Thanks for your comment