#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Palpasi Per Rektal dan Manfaatnya

Banyak hal yang berhubungan dengan manajemen praktis dalam bidang reproduksi ternak dapat dilakukan melalui palpasi per rektal. Dengan memanfaatkan elastisitas dinding rektum, kita dapat mengeksplorasi organ reproduksi yang terletak dibawahnya.

Dengan palpasi per rektal kita dapat mendiagnosa kebuntingan terutama setelah 45 hari, sehingga program breeding berikutnya dapat dilakukan sesegera mungkin. Kita juga dapat menuntun insemination gun melewati cervix sehingga jumlah spermatozoa yang dibutuhkan (dosis IB) jauh lebih sedikit.
Hal yang sama juga pada pemasukan kateter uterin sehingga pengobatan intra-uterin dapat dilakukan seefektif mungkin. Beberapa penyimpangan reproduksi akibat disfungsional ovarium atau saluran reproduksi dapat didiagnosa sedini mungkin sehingga pengobatan dan penanggulangannya dapat dilakukan sesegera mungkin, termasuk penanganan distokia (membantu kelahiran dan mengatur fetus pada posisi yang normal dan lain-lain).
Namun perlu diketahui bahwa palpasi per rektal hanya dapat digunakan pada ternak besar seperti sapi, kerbau dan kuda dimana tangan kita dapat memasuki rektum. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah dinding rektum terdiri dari lapisan mukosa yang mudah lecet, rusak dan bahkan luka.

Perlakuan yang terlalu kasar, kuku yang panjang dan tajam akan mudah melukai dinding rektum sehingga menimbulkan darah. Cincin, gelang dan jam tangan serta assesoris tangan lainnya harus ditanggalkan sebelum memasukan tangan ke dalam rektum. Pemakaian sarung tangan (glove) plastik atau karet penting untuk menghindarkan terkontaminasinya tangan oleh feces. Pemakaian glove juga akan menghindari penular penyakit tertentu seperti brucellosis yang sangat berbahaya kepada tenaga teknis yang melakukan palpasi.
Dari Berbagai Sumber


Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment