#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Sinjai akan Gelar Festival Buah dengan Tema "Buah Unggul dan Berdaya Saing"

DIOLUHTAN-suluhtani. Sulsel. Dominansi buah-buahan impor dari waktu ke waktu semakin mengancam keberadaan buah-buahan lokal. Lebih mengkuatirkan lagi, hal ini sudah sampai merubah/merusak mind set masyarakat khususnya generasi muda, dimana buah-buah seperti apel, anggur, pear, kiwi dan berbagai buah impor lainnya lebih disukai disbanding buah lokal. Kuatnya arus globalisasi menjadi factor persoalan ini sulit diatasi.
Pergeseran buah lokal oleh buah impor tersebut juga dikhawatirkan menyebabkan terancamnya keberadaan sumberdaya genetik (plasma nutfah) buah-buahan lokal, sehingga yang terjadi sekarang, adalah semakin langkanya jenis-jenis buah-buahan lokal dan pada suatu saat akan menuju kepunahan jika tidak segera dilakukan konservasi. Populasi buah yang dahulunya banyak menjadi semakin sedikit dan ditakutkan hilang bahkan punah.
Foto penyuluh Pertanian pada Event Buah beberapa waktu lalu di Sulsel

Negara kita Indonesia adalah negara besar, dengan potensi dan peluang ekonomi yang menjanjikan. Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang bisa menjadi peluang memajukan perekonomian, yang ditopang dengan kecukupan sumber daya manusia, yang ketika dimanfaatkan tentu bisa menjadi potensi sekaligus menciptakan peluang pasar yang bisa menggerakkan perekonomian.
(Dok: Pemkab Sinjai)

Festival Buah di Sinjai
Guna memanfaatkan peluang tersebut dan upaya mengatasi persoalan buah impor. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, Sulawesi Selatan mencoba menggali dan mempromosikann potensi buah dan Sumber daya alam yang ada di Kabupten Sinjai, dengan menggelar Festival Buah Sinjai (FBS). Beberapa waktu lalu, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Festival Buah Sinjai ini untuk memperkenalkan potensi buah Sinjai dengan harapan bahwa dengan kegiatan FBS ini, bisa menjadi langkah awal untuk mempromosikan, dan memperkenalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki, khususnya buah-buahan.
Festival Buah Sinjai (FBS) ini mengangkat tema "Buah Unggul dan Berdaya Saing", dan rencananya akan di gelar di Lapangan Bikeru,  Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Sinjai, Yuhadi Samad memaparkan bahwa panitia FBS telah merancang beberapa rangakaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada tanggal 23-24 Maret 2019. Adapun rencana kegiatan lomba yang akan dilaksanakan antara lain, lomba kontes buah, dengan jenis buah yang dilombakan, adalah lomba durian ottong, lomba durian lokal, lomba buah rambutan, lomba buah naga, serta lomba buah manggis dan lomba buah langsat. "Jadi, jenis lombanya yaitu lomba makan durian, lomba mengukir buah, lomba olahan buah menjadi panganan dan minuman, lomba tebak gambar untuk anak TK, lomba mewarnai untuk anak TK, lomba menata parsel buah. Pameran varian bibit buah, bursa buah, sayur dan tanaman hias," papar Yuhadi di di Cafe Orens Hotel, Sinjai beberapa waktu lalu (Sabtu, 02/03/2019).
Selain itu, Yuhadi Samad juga menjelaskan bahwa jadwal pendaftaran perlombaan akan dimulai pada tanggal 11-19 Maret 2019 bertempat di Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Sinjai, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai, dan Kantor Camat Sinjai Selatan. Dan akan memperebutkan hadiah uang, trophy dan piagam/sertifikat.
(Dok: Pemkab Sinjai)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Akbar Mukmin juga mengatakan bahwa kegiatan ini adalah pertama kali di Sulsel yang dilakukan di ‘Bumi Panrita Kitta’ (Sebutan Kabupaten Sinjai), diharapkan melalui kegiatan ini pendapatan masyarakat makin meningkat, masyarakat tahu bahwa Sinjai memiliki aneka ragam buah. Buah-buahan yang menjadi prioritas dilombakan yang merupakan buah lokal Sinjai, diantaranya buah durian, buah manggis, buah langsat, buah rambutan, dan buah naga.
Dengan kegiatan tersebut diharapkan menjadi angin segar bagi pelaku usaha dan petani buah yang ada di kabupaten sinjai, terlebih jika kegiatan festival itu nantinya bisa mendatangkan investor. (yay)
Editor: Andi E.A

Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment