#SAVE PENYULUH..... #SAVE PETANI..... WUJUDKAN SWASEMBADA

#SAVE PENYULUH.....  #SAVE PETANI.....  WUJUDKAN SWASEMBADA

Membuat bahan konsentrat / ransum untuk ternak sapi

Banyak bahan yang dapat kita gunakan untuk membuat konsentrat / ransum ternak sapi, berikut ini beberapa contohnya:
  • Tepung Ikan
  1. Bahan baku tepung ikan adalah jenis ikan tidak bernilai ekonomis yang berkadar lemak rendah dan sisa-sisa hasil pengolahan.
  2. Cara pembuatan:
    1. Ikan direbus sampai masak, diwadahi karung, lalu diperas.
    2. Air perasan ditampung untuk dibuat petis/diambil minyaknya.
    3. Ampasnya dikeringkan dan digiling menjadi tepung.
    4. Kandungan gizi: protein = 22,65%; lemak = 15,38%; Abu = 26,65%; Serat = 1,80%; Air = 10,72%.
  • Tepung Udang dan Kepiting
  1. Sejenis udang kecil (rebon) yang merupakan bahan baku pembuatan terasi. dan anak kepiting laut (benawa). Rebon dan Benawa muncul pada awal musim hujan di sekitar muara sungai, mengerumuni benda yang terapung.
  2. Cara pembuatan:
    1. Bahan direbus sampai masak, diwadahi karung, lalu diperas.
    2. Ampasnya dikeringkan dan digiling menjadi tepung.
    3. Kandungan gizi: Protein: = 59,4% (udang rebon), 23,38% (benawa); Lemak = 3,6% (Udang rebon), 25,33% (Benawa); Karbohidrat = 3,2% (Udang rebon), 0,06% (benawa); Abu = 11,41% (Benawa); Serat = 11,82% (Benawa); Air = 21,6% (Udang rebon), 5,43% (Benawa).
  • Tepung Kepala Udang
  1. Bahan yang digunakan adalah kepala udang, limbah pada proses pengolahan udang untuk ekspor.
  2. Cara pembuatan:
    1. Bahan direbus, dijemur sampai kering dan digiling;
    2. Tepung diayak untuk membuang bagian-bagian yang kasar dan banyak mengandung kitin.
    3. Kandungan gizi: Protein = 53,74%; Lemak = 6,65%; Karbohidrat = 0%; Abu = 7,72%; Serat kasar = 14,61%; Air = 17,28%.
  • Tepung Anak Ayam
  1. Bahan: anak ayam jantan dari perusahaan pembibitan ayam petelur.
  2. Cara pembuatan:
    1. Anak-anak ayam dimatikan secara masal, bulu-bulunya dibakar dengan lampu semprot. Kemudian direbus sampai kaku (setengah masak).
    2. Diangin-anginkan sampai kering dan digiling beberapa kali sampai halus. Hasil gilingan yang masih basah disebut pastadan dapat langsung digunakan.
    3. Pasta dapat dikeringkan dan digiling menjadi tepung.
    4. Kandungan gizi: Protein = 61,65%, Lemak = 27,30%, Abu = 2,34%, Air = 8,80%, Juga mengandung hormon, enzim, vitamin, dan mineral yang dapat merangsang nafsu makan dan pertumbuhan.
  • Tepung Darah
  1. Bahan: darah, limbah dari rumah pemotongan ternak.
  2. Cara pembuatan:
    1. Darah beku yang masih mentah dimasak.
    2. Keringkan darah yang telah dimasak.
    3. Kemudian digiling darah hingga menjadi tepung.
    4. Kandungan gizi: Protein = 71,45%, Lemak = 0,42%, Karbohidrat = 13,12%, Abu = 5,45%, Serat = 7,95%, Air = 5,19. Proteinnya sukar dicerna.
  • Arang Bulu Ayam dan Tepung Tulang
  1. Bahan: arang bulu ayam, tulang ternak.
  2. Cara pembuatan:
    1. Tulang dipotong sepanjang 5-10 cm.
    2. Rebus selama 2-4 jam dengan suhu 100 ° C.
    3. Hancurkan hingga menjadi serpihan-serpihan sepanjang 1-3 cm.
    4. Serpihan tulang direndam dalam air kapur 10% selama 4-5 minggu.
    5. Cuci dengan air tawar.
    6. Pemisahan selatin dengan jalan pemanasan 3 tahap, yaitu pada suhu 60 ° C selama 4 jam, suhu 70 ° C selama 4 jam, dan 100 ° C selama 5 jam.
    7. Tulang dikeringkan pada suhu 100 ° C, sampai kadar airnya tinggal 5%.
    8. Giling hingga menjadi tepung.
    9. Kandungan gizi: Protein = 25,54%, Lemak = 3,80%, Abu = 61,60%, Serat = 1,80%, Air = 5,52%.
  • Tepung Bekicot
  1. Bahan: daging bekicot mentah dan daging bekicot rebus.
  2. Cara pembuatan:
    1. Daging bekicot dikeringkan.
    2. Giling bekicot kering hingga menjadi tepung.
    3.  Kandungan gizi: Protein = 54,29%, Lemak = 4,18%, Karbohidrat = 30,45%, Abu = 4,07%, Kapur = 8,3%, Fosfor = 20,3%, Air = 7,01 
     
  Semoga Bermanfaat...!!!!
dari berbagai sumber

Previous
Next Post »
Post a Comment
Thanks for your comment